Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Kenapa Tak Kau kirim Paket Do'a dan Tahlil untuk Ibu….?

 
berdoa, mendoakan ibu, mendoakan orang yang sudah meninggal dunia
Setelah sekian tahun kau hidup
betapa indahnya masa-masa naungan Ayah-Bunda
kau diasuh dengan asuhan yang terbaik dari keduanya,
dididik, dicukupkan semua kebutuhanmu,
diajari bermacam kata
 
dan di antara keduanya kau merasakan kehangatan cinta …
Bundamu mendekapmu,
ia menitikkan air mata saat kau dilahirkan …
ia begitu bahagia….
saat menatap wajahmu pertama kali di pangkuannya,
senyumnya begitu tulus …
 
Kemudian Bundamu mendekapmu,
ia menitikkan air mata saat tubuhmu panas,
badanmu lemah, ia khawatir saat engkau sakit …
ia menangis tersedu melihat sakitmu  yang semakin parah …
ia menjagamu dengan sepenuh jiwanya..
berapapun waktu dan biaya tak dipedulikannya …  
ingatlah tangisan Bundamu saat itu …
rasakanlah kepedihan hati Bundamu saat itu…
kini, ketika kau dewasa…
 
Bundamu pun merasakan perih,
melihat buah hatinya membentaknya,
hati Bundamu terluka,
melihat buah hati yang dilindunginya durhaka…

Mengapa hanya karena masalah sepele kau membentak Bundamu..???
Mengapa hanya karena keinginanmu yang tak terpenuhi
kau mendiamkan Bundamu …???
Mengapa saat Bundamu lemah kau tinggalkan ia demi kepentinganmu …???
Mengapa kau bentak Bundamu saat ia bertutur halus kepadamu …???
Tak ingatkah kau akan belaian cintanya saat kau terlelap tidurketika kau masih belia?
Tak ingatkah kau akan tutur halusnyasaat kau berulah dengan kenakalanmu???
Tak ingatkah kau akan setiap bulir keringatnya
Saat ia menggendongmu kemanapun ia pergi …
 
Sungguh, bila kau tidak dicintai Bundamu,
Kau tidak akan menjadi manusia saat ini!
Mungkin kau sudah menjadi janin-janin malangyang mati diaborsi!
Mungkin kau tidak akan ada di sini saat ini!
Lalu mengapa kau tak mau tundukbersimpuh di hadapan Bundamu???
Apakah benar kau mencintai Bundamu???

Renungkanlah satu hari, di hari itu,
kau pulang dari peraduan nasibmu…
sampai di halaman rumah,
kau jumpai kerumunan tetangga berwajah sendu …
berkumpul di ruang tamumu…
kau masuk ke dalam penuh dengan tanda tanya,
ada apa ini?
Di ruangan itu,
kau melihat sebuah dipan dibentangkan,
di atasnya terbujur sesosok tubuh manusia,
ia terbungkus kain putih bersih di sekujur tubuhnya,
tertutup rapat …
Kau melangkahkan kakimu dengan gemetar,
mendekat dan terus mendekat …
Tak ada yang berkata-kata…
semua hening tanpa suara…
Kau arahkan pandanganmu kewajah sosok mayat itu,
sambil kedua tanganmu menyingkapikatan kain kafan di wajahnya…
Ketika kafan terbuka,
ketika wajah keriput itu terlihat …
kini kau tahu… ?
 
itulah wajah yang tersenyum tulus
saat kau lahir dengan tangisanmu,
itulah wajah yang cemberut
saat kau berulah dengan kenakalanmu,
itulah wajah yang mencium dahimu
saat pertama kau beranjak sekolah,
itulah wajah yang tertawa gembira
saat melihatmu melangkahkan kaki-kaki kecilmu…
itulah wajah yang pernah menangis karena bentakanmu…
itulah wajah yang basah dengan air mata untuk mendoakan kebaikan bagimu …
itulah wajah yang tak kau pedulikan saat sakit dideritanya…
ya, ITULAH WAJAH BUNDAMU
Kini dia tak lagi bisa memelukmu,
tangannya kaku…
Kini tak lagi ia bisa menggendongmu,
kaki-kaki tuanya pun kaku …
Kini dia tak bisa lagi menciummu,
dia tak bisa lagi menghardikmu,
dia tak bisa lagi mengomelimu,
di tak bisa lagi cerewet padamu …
Puaskah engkau kini???!!!

Tak bisa lagi kau mencium telapak kakinya …
tak ada lagi untaian doa mustajab yang bisa kau pinta …
tak ada lagi senyum gembira saat kau pulang ke rumah itu …
Kini kau campakkan jasad Bundamu di liang itu sendiri…
Kini kau timbun jasad rahim yang mengandungmu …
Kau tumpahkan tanah-demi-tanah menimbun jasad lelah Bundamu …
Kau pendam jasad Bunda yang dulu menimang-nimangmu …

Tak ada lagi tangan seorang Bunda untuk kau cium,
tak ada lagi doa Bunda yang bisa kau pinta …
Tak ada… tak ada… tak ada. . .
Kenapa kau tak ingin mendo’akan ibumu… ibumu… ibumu dan ayahmu…?
 
Dikutip dari : Ummatipress.com
Imron Rosadi

Renungan Milad



umur, renungan, ultah, perayaan ulang tahun

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat 

Sesungguhnya hitungan nafas kita telah di tetapkan
Dentingan detik tlah di perhitungkan
Semuanya akan pergi tak akan bisa kembali

Alhamdulillah YA ALLAH Engkau masih memberiku kesempatan buat memperbaiki diri
Agar gak termasuk orang yang merugi apalagi celaka..dihari pembalasan nanti
Beri hambaMU ini kekuatan untuk menjalani hidup nie Tuk mendapatkan Ridho Illahi
Walau kadang hamba sering lupa diri keasyikan dengan urusan duniawi

Banyak orang dengan datangnya ultah mereka malah merayakannya dengan hura - hura sampe lupa dengan Sang Maha Kuasa 
Padahal dengan bertambahnya umur kita otomatis jatah hidup kita di dunia semakin berkurang
Semakin dekat dengan kematian yang akan di mintai pertanggungan jawab
Atas amanat umur yang di berikan kepadanya

YA ALLAH ampunilah semua dosa - dosa yang tlah q perbuat di hari kemarin 
Sering melalaikan perintah MU 
Beri hamba kekuatan buat menjalani sisa umur nie tuk berbuat kebaikan semakin mendekatkan diri kepadaMU
Semoga kesuksesan dunia dan akherat dapat q raih 
Amin amin amin yarobbal'alamin

Hilangkan Kebiasaan Mengeluh



mengeluh, dilarang, enjoy, menghadapi masalah

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali!

Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan!

Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan!

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya!

Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu,
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup!

Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat!

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul!

Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan!

Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan!

Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan sepertimu!

Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa…!

Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,

Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Allah swt  bahwa kamu masih diberiNya kesempatan hidup, dan menikmati hari-harimu…..

Sebuah Renungan Tentang Umur

renungan, ulang tahun, ultah,umur
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat 
Sesungguhnya hitungan nafas kita telah di tetapkan
Dentingan detik tlah di perhitungkan
Semuanya akan pergi tak akan bisa kembali
 
Alhamdulillah YA ALLAH Engkau masih memberiku kesempatan buat memperbaiki diri
Agar gak termasuk orang yang merugi apalagi celaka..dihari pembalasan nanti
Beri hambaMU ini kekuatan untuk menjalani hidup nie Tuk mendapatkan Ridho Illahi

Walau kadang hamba sering lupa diri keasyikan dengan urusan duniawi
 
Banyak orang dengan datangnya ultah mereka malah merayakannya dengan hura - hura sampe lupa dengan Sang Maha Kuasa 
Padahal dengan bertambahnya umur kita otomatis jatah hidup kita di dunia semakin berkurang
Semakin dekat dengan kematian yang akan di mintai pertanggungan jawab
Atas amanat umur yang di berikan kepadanya
 
YA ALLAH ampunilah semua dosa - dosa yang tlah q perbuat di hari kemarin
Sering melalaikan perintah MU
Beri hamba kekuatan buat menjalani sisa umur nie tuk berbuat kebaikan semakin mendekatkan diri kepadaMU
Semoga kesuksesan dunia dan akherat dapat q raih
Amin amin amin yarobbal'alamin

Kategori

Habib Novel bin Muhammad Alaydrus ar raudhah Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Qosidah Habib Muhammad Husein Al Habsyi artikel aswaja Jadwal Teks Qosidah Teks Sholawat lirik lirik Qosidah Rutinan ceramah Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf Hadroh rutinan ar raudhah Buya yahya Langitan habib luthfi kajian kitab kh jamaludin ahmad mp3 Doa KH Abdullah Sa'ad Ahbaabul Musthofa Majlis Alhidayah bedah buku haul ramadhan video Al Hikam H Soni Parsono KH Ma'ruf Islamuddin Riyadhul jannah Sholawat alhidayah aplikasi kajian klaten lagu anak islami nasyid Buku Habib Munzir Al Musawa KH Abdul Karim Ahmad Musthofa Ust Yusuf Mansyur Gus Mus Pop religi Sholawatan di Klaten alhikam habib taufiq launching buku masjid agung surakarta renungan Fiqih KH. Abdul Karim Ahmad Mustofa Wafiq Azizah aa gym habib novel habib umar bin hafidz kajian rutin jumat kh yazid bustomi pengajian sholawatan Bustanul Asyiqin Gus karim KH Zainuddin MZ Maher Zain VCD Tausyiah ahbabul musthofa jadwal ahbabul musthofa jaket kh anwar zahid pengajian lucu puisi AL Bahjah Cak nun Cerita hikmah Habib Abu Bakar Fahmi Assegaf Habib Alwi Habib Hasan Al Kaf Habib Salim Habib Taufik Jamuro Jawa Majelis rosulullah Murotal Qosidah Langitan Ustadz Arifin Ilham Ustadz Jefri Al Bukhori ceramah lucu dzikir ebooks habib husein habib syekh hadroh klaten ilmu urip isro' mi'roj kajian pagi kajian ramadhan 1433H kh abdullah saad khotmil qur'an kyai nu launching website aswaja majelis ar ridwan majlis dzikir maulidan motivasi secangkir kopi hikmah syekh jibril syiiran polisi tahunan tembang jawa wayang wisata hati AL Aqso Group Al FIrdaus Darul Ulum Jombang Al Fatah Group Al Ishlah Group Al Islamiyyah Group Al Istiqomah Sunan Drajad Lamongan Al Madaniyah Al Quds As Samawat Group Bahtsul Masail Chikita Meddy Dhea Ananda Habib Muhammad Syafi'i bin Edrus Alaydrus Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf Habib Umar Muthohar Habib Umar bin Husain Aseegaf Hadroh Aktsarunnafi Madiun Hadroh Fattahillah Hadroh Gapuro Hadroh MTTA Sawit Harlah Hikmah Pagi IAIN Surakarta Jannur KH A Mustofa Bisri KH Ahmad Asror KH Duri Azhari KH Imron Jamil KH Khairullah Ramli KH Uzairon Thoifur Abdillah KH. Ahmad Asrori Al Ishaqy Kalender 2013 Kaos Khataman Qur'an Launching ukm Majlis Rosulullah Mayada Mencium tangan Mutiara Dhuha Mutiara Hikmah Nur Kasih Nuzunul quran Padhang bulan Pengiriman Qosidah Nasida Ria Roudlotul Ahbab Rutinan di Carrefour Solobaru Sakha Sedekah Sholawat Munjiyat Syi'ir Bunga Melati Syi'iran NU Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah Tasya Tips Umam adab nabi ahmad sukino al muqorobbin awal tahun bid'ah bp dahlan iskan brothers ceng zam zam design kalender gus shofa gus wahid h enthus h seno hadi sumitro habib syarief mulachela harlah gp ansor 78 hongkong ilmu imsakiyah islam jadwal sholat jamaro jawa timur jurus takwa kajian rabu kewajiban kh abdullah gymnastiar kh ahmad dahlan kh dimyathi termas kh marzuki mustamar kh mashudi ki joko gorio goro kisah kursus kyaijawab lagu jawa mafia sholawat majlis makna ilir ilir manahan manajemen qolbu mangkuyudan maulid akbar mbah asrori melatih anak menuntut ilmu monas mursyid muslimat nabi yusuf orang alim pengajian di carrefour pesholatan ponpes almuttaqien ponpes alquranny popongan puasa puasa ramadhan puasa untuk anak pwnu jawa timur ramadhan 1434 h ramadhan 1435h ramadhan 1436h rotib al hadad sadranan serakah sifat tercela sklaten sms aswaja sms gratis sritex arena sulis syafaat syair syauqurrosul tips anak umroh ustadz jarwadi waktu sholat ziarah